Kebahagiaan warna negara Iran harus tertutupi konflik senjata nuklir, warga negara Suriah terlibat perang saudara, Mesir masih dibayang-bayangi kudeta militer, kesehatan warna negara Tiongkok terancam oleh polusi udara, Korea Utara membelenggu warganya dengan jargon-jargon politik yang usang, dan masih banyak negara lainnya. Apakah mereka tampak bahagia? Negara mana yang paling berbahagia?

Semua orang yang hidup di dunia ini menginginkan kebahagiaan, namun setiap orang meng-artikan Bahagia dengan definisi masing-masing. Jadi apa sebenarnya yang dimaksud dengan “Bahagia”? Jika dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, maksud dari “Bahagia” adalah keadaan atau perasaan senang dan tenteram atau bebas dari segala yang menyusahkan. Sedangkan menurut Biswas, Dienerd dan Dean, kebahagian adalah kualitas dari keseluruhan hidup manusia, apa yang membuat kehidupan menjadi baik secara keseluruhan seperti kesehatan yang lebih baik, kreativitas yang tinggi ataupun pendapatan yang lebih tinggi.

Untuk mengetahui apakah warga negara suatu negara merasa bahagia di negaranya, PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) melalui studi Sustainable Development Solutions Network (SDSN) atau Jariangan Solusi Pembangunan Berkesinambungan melakukan penelitian terhadap rakyat 158 Negara anggotanya yang kemudian menyusun peringkat sesuai dengan sejumlah variabel yang berkaitan dengan kebahagian seseorang. Beberapa Variabel tersebut diantaranya adalah Produk Domestik Bruto per kapita, kesehatan, rata-rata usia harapan hidup, tingkat korupsi dan kebebasan sosial.  Laporan tersebut dikenal dengan Laporan Kebahagiaan

Berdasarkan Laporan Kebahagiaan Dunia tersebut, Negara yang Paling Bahagia di Dunia adalah Swiss dengan nilai Indeks tertinggi yaitu 7,587. Sedangkan Negara yang berada di urutan kedua Paling Bahagia adalah Islandia dengan nilai indeks 7,561. Posisi ketiga ditempati oleh Denmark dengan nilai Indeks 7,527. Negara kita yaitu Republik Indonesia berada di posisi 74 dengan nilai Indeks 5,399.

 

Norwegia

Norwegia adalah salah satu negara paling bahagia di bumi. Tingkat kriminallitas dan pembunuhan di negara ini sangat rendah. Tingkat pengangguran meraka pun hanya 3.5% pada tahun lalu, kurang dari tingkat pengangguran rata-rata yang dinyatakan OECD sebanyak 7.9%. Para pekerja di negara ini diupah dengan standar yang sangat baik, bahkan berada di atas upah rata-rata negara-negara lain.

Pekerja di di Norwegia memperoleh upah sekitar $46.618 per tahun dari berbagai sektor ekonomi. Negara bersuhu dingin ini memiliki kualitas lingkungan hidup yang sangat baik dan tingkat harapan hidup yang tinggi hingga umur 81.4 tahun. Tentu saja di samping itu, Norwegia punya lanskap alam yang sangat indah yang bagi siapapun akan memberikan dampak kebahagiaan dengan hanya sekadar memandang dan berfoto selfie menggunakan tongsis.

Denmark

Seperti negara-negara Skandinavia lainnya, Denmark memiliki pemerintahan yang dinilai memiliki pengaruh besar terhadap kebahagiaan warganya. Negara asal kiper legendaris Manchester United, Peter Schmeichel, ini memiliki tarif pajak yang tinggi yang diimbangi dengan jaminan kesejahteraan yang memadai. Tingkat harapan hidup di negara ini pun terbilang tinggi hingga mencapai angka 79.9 tahun.
Denmark memiliki keseimbangan antara waktu kerja dan kegiatan pribadi yang berpengaruh besar terhadap tingkat kepuasan hidup warga negara Denmark.

Rata-rata warga Denmark memiliki waktu sekitar 16 jam per hari untuk melakukan kegiatan rekreasi dan kegiatan pribadi, melebihi negara-negara lain. 16 jam sehari? Apa saja yang akan kamu lakukan dalam waktu sepanjang itu di hari-hari biasa?

Dalam meraih kebahagiaan warna negaranya, negara ini memang sangat cocok dengan pepatah lama yang mengatakan “Sedia payung sebelum hujan.” Selum warganya merasakan keterpurukan, negara ini telah memenuhi kebutuhan warganya dalam berbagai bidang.

Swedia adalah salah satu tempat terbaik untuk memulai bisnis. Swedia dinilai sebagai salah satu negara yang memiliki kualitas lingkungan terbaik dengan tingkat polusi udara yang sangat rendah, 97% warga negara ini pun merasa sangat puas dengan kualitas air yang disediakan oleh pemerintah. Dalam bidang pollitik, Swedia memiliki tingkat keterlibatan warga yang tinggi.

Bahkan, beberapa studi menunjukkan bahwa negara ini memiliki tingkat korupsi yang sangat rendah.

Australia

Kekuatan ekonomi Australia menjadi alasan utama mengapa negara ini berada di puncak tertinggi daftar negara-negara paling bahagia di dunia. Lebih dari 73% dari 23 juta warga negara Australia berusia 15 hingga 64 tahun memiliki pekerjaan tetap. Tingkat harapan hidup mereka pun sangat tinggi, hingga mencapai angka 82 tahun.

Negara asal suku Aborigin ini pun menikmati lonjakan pariwisata dengan banyaknya kunjungan dari wisatawan asal Tiongkok dan Amerika yang mendominasi. Tapi hal-hal tersebut tidak menghindari Australia dari masalah. Negara ini masih harus berhadapan dengan masalah biaya hidup yang tinggi yang dihadapi oleh warna negaranya.

Selain itu banyak pekerja mengeluhkan ketidak-seimbangan waktu kerja mereka. 14% dari populasi pekerja di Australia bekerja dalam dalam waktu kerja yang sangat lama (5% lebih tinggi dibandingkan waktu kerja rata-rata negara lain). Di sisi lain, serangan para kangguru masih sering mengganggu warga Australia. Atau mungkin kangguru Australia tidak ikut berbahagia seperti mereka?

Selandia Baru

Negara Selandia Baru telah bekerja dengan sangat baik dalam meningkatkan tingkat kebahagiaan warga negaranya. Seperti yang ditunjukkan negara-negara yang masuk ke dalam daftar negara paling bahagia di dunia ini, uang bukanlah patokan utama dalam meraih kebahagiaan. Ia hanyalah sarana untuk mencapai standar hidup yang lebih tinggi.

Bahkan banyak negara percaya bahwa uang tidak mampu membeli kebahagiaan, 72% warga negara Selandia Baru berusia mulai dari 15 hingga 64 tahun telah memiliki pekerjaan tetap. Waktu kerja yang rata-rata dihabiskan oleh seorang pekerja adalah 1739 jam pertahun, sedikit lebih rendah dibandingkan rata-rata waktu kerja yang ditetapkan OECD.

Ukuran lainnya yang membuat negara ini berada dalam daftar negara paling bahagia di dunia adalah waktu kerja yang tidak terlalu panjang. Selandia Baru pun memiliki sistem pendidikan yang sangat baik. Di negara kepulauan ini, 74% orang dewasa yang berusia 25 hingga 64 tahun telah menempuh pendidikan setara Sekolah Menengah Atas.

Selain itu, dalam bidang kesehatan, tingkat harapan hidup warga negara ini pun terhitung panjang yakni hingga berusia 81 tahun. Secara keseluruhan, 85% warga negara Selandia Baru mengatakan bahwa mereka memiliki pengalaman hidup yang lebih positif dalam kehidupan sehari-hari (seperti perasaan tenang, kebanggan atas prestasi kerja, dan kenikmatan hidup) dibandingkan perasaan negatif (rasa sakit, khawatir, kesedihan dan kebosanan.)

Canada

Mengapa Kanada berada di tingkatan yang lebih atas dibandingkan negara tetangganya, Amerika Serikat? Ya, sesuai dengan pepatah lama “rumput tetangga selalu lebih hijau” rupanya Kanada punya tingkat kebahagiaan yang lebih baik.

Beberapa studi menunjukkan ada enam faktor yang membantu Kanada berada di daftar ini: tingkat harapan hidup hingga berusia 81 tahun pendapatan per kapita yang tinggi, jaminan sosial, kebebasan membuat pilihan hidup, kemurahan hati, dan tingkat korupsi yang sangat rendah. Beberapa laporan pun mengatakan bahwa para pembuat kebijakan di Kanada menjadikan kebahagian sebagai salah satu kunci pengembangan indeks kesejahteraan mereka.

Menurut mereka “hidup lebih lama, lebih produktif, menghasilkan hasil lebih banyak, dan juga menjadi warga negara yang baik,” adalah kunci utama kebahagiaan warga negara Kanada. Apakah kamu sudah menjadi warga negara yang baik?

Finlandia

Sistem pendidikan di Finlandia sepertinya telah membantu negara ini ke tingkat kesejahteraan warga yang lebih tinggi. Sistem pendidikan di negara ini membuat banyak tenaga pendidik dan para pengambil kebijakan menempuh cara yang tidak konvesional. Jika rata-rata anak memulai dunia pendidikannya di usia 5 tahun, di Finlandia, anak-anak baru dapat bersekolah pada usia 7 tahun.

Tetapi waktu rata-rata yang mereka habiskan untuk menempuh pendidikan adalah 19.5 tahun! Lebih tinggi daripada penduduk di negara-negara lain. Sementara itu di bidang kesehatan, setidaknya seperempat penduduk negara ini mengatakan bahwa kesehatan mereka berada dalam kondisi yang baik. Oleh sebab itu, tingkat harapan hidup di Finlandia pun terhitung tinggi yakni hingga berusia 80.6 tahun.

Belanda

Tingkat pengangguran di negara kincir angin ini terbilang rendah. Terhitung sekitar 75% warga negara Belanda memiliki pekerjaan tetap. Negara yang sempat menjajah Indonesia selama 3.5 abad ini pun dianggap salah satu negara yang memberikan waktu luang lebih banyak kepada warganya. Warna negara Belanda memiliki sekitar 15 jam per hari waktu luang yang dapat mereka manfaatkan untuk kepentingan pribadi dan keluarga.

Maka tak aneh apabila negara ini dinilai sebagai salah salah satu negara dengan keseimbangan antara kerja dan hidup yang terbaik di antara negara lain. Pasalnya, hanya sekitar 0.6% pekerja yang memiliki waktu kerja lebih panjang dibandingkan pekerja lain.

Keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan biasa tersebut ditunjang pula dengan pendapatan yang baik dan berkontribusi terhadap kepuasan hidup warga negara Belanda yang memiliki tingkat harapan hidup hingga usia 81.3 tahun.

Swiss

Swiss adalah negara yang sangat kecil dengan populasi penduduk sekecilluas negaranya dan memiliki sumber daya alam yang terbatas. Lalu bagaimana bisa Swiss masuk ke dalam daftar negara-negara paling bahagia di dunia? Sumber daya terbesar yang dimiliki Swiss adalah warga negaranya sendiri. Itulah mengapa sumber investasi negara inilah yang menyebabkan tingkat perekonomian yang kompetitif, inovatif, dan mampu mengadopsi teknologi yang berkembang begitu cepat.

Swiss adalah salah satu negara yang memiliki kualitas layanan kesehatan terbaik di dunia. Bahkan warga negara Swiss tidak hanya sehat, tetapi mereka juga bahagia dengan kehidupan mereka.

Tingkat depresi warganya sangat rendah. Hal tersebut berpengaruh terhadap kemajuan ekonomi Swiss. Negara Swiss pun berinvestasi besar dalam bidang pendidikan.

Jika kamu melihat kualitas pendidikan di Swiss, kamu akan menyaksikan kualitas sekolah-sekolah manajemen berperingkat nomer satu di dunia, kualitas pendidikan bidang sains dan matematika nomer lima di dunia, dan kualitas sekolah dasar nomer satu di dunia. Untuk akses internet di sekolah-sekolah, mereka berada di tingkat nomer tujuh di dunia. Lalu, bagaimana kualitas pendidikan di negaramu?

ya itula beberapa negara yang terkenal sebagai negara yang paling bahagia didunia , mungkin karena kehidupan mereka yang tidak pernah kekurangan dan mungkin yaaa mereka merasa hidup mereka sangat indah oleh karena itula mereka masuk dalam negara-negara paling bahagia ,

thanks for read ya guysssss,….