Meski menelan banyak biaya, tapi kenapa orang begitu suka dengan agenda berwisata?

Banyak sekali orang yang mengeluh dengan keadaan ekonomi sekarang. Namun bicara soal wisata, ternyata sektor ini masih tak kehilangan peminat sama-sekali. Bahkan faktanya, trend wisata dunia semakin hari semakin berkembang saja.

Kedatangan wisatawan internasional di tahun 2014 berjumlah 1,138 milyar. Jelas saja jumlah tersebut menandakan penambahan angka sebesar 4,7 dari tahun kemarin. Begitulah data yang dipublikasikan oleh Barometer Wisata Dunia “The United Nations World Tourism Organization” aka UNWTO. Di tahun 2015 ini, diperkirakan jumlah tersebut masih akan merangkak sekitar 3% sampai 4%. Tanda yang bagus, sebab ekonomi dunia mulai menggeliat. Sebenarnya banyak parameter yang bisa menentukan destinasi wisata terbaik. Ada yang fokus pada wisata alam, wisata air, wisata pendidikan, dsb. Namun kami memokuskan pada data pengunjung yang datang ke sebuah tempat wisata. Hal itu menandakan kalau tempat tersebut memiliki daya tarik serta menjadi yang favorit.

Forbidden City, Beijing

“Kota Terlarang” ini berada di Beijing, Tiongkok. Dahulu tempat ini jadi rumah bagi raja, kaisar dan keluarga mereka. Nama “Forbidden City” sendiri merupakan terjemahan dari “Zijin Cheng”. Maknanya, tidak sembarang orang bisa keluar-masuk tempat ini tanpa izin dari pihak kaisar. Dinasti Ming yang memiliki Kota Terlarang ini, sampai akhir dari kekuasaan Dinasti Qing selama periode waktu antara tahun 1420-1912. Namun sekarang tempat ini sudah menjadi semacam museum istana. Tempatnya begitu luas, sebab memiliki ukuran sebesar 72 Ha yang di dalamnya terdapat 980 bangunan. Strukturnya menggambarkan bagaimana kemegahan arsitektur Tiongkok di zaman dulu. Dan pada tahun 1987, Forbidden City masuk dalam situs warisan dunia.

Bagi yang penasaran akan proses konstruksinya, bangunan ini sudah dirancang dari tahun 1406. Kabarnya proses pembuatan Kota Terlarang menelan waktu selama 14 tahun dengan jumlah pekerjanya sekitar 1 juta jiwa. Dinasi Ming, Shun dan Qing menempati 24 istana kaisar yang ada di dalamnya. Pasca pelepasan kaisar Puyi, yang menjadi kaisar terakhir Tiongkok, Forbidden City pun tak lagi dijadikan pusat pemerintah atau perpolitikan. Namun desainnya masih dibiarkan natural, sebagai gambaran bagaimana prinsip religious dan filosofis mereka di rezim itu. Warna kuning menjadi warnanya kaisar, lalu 3 susunan aula utama menjadi gambaran syurga, dekorasi atapnya dilengkapi oleh patung. Biasanya patung itu menyerupai sosok laki-laki yang tengah mengendalikan burung phoenix atau naga yang terkesan diagungkan. Keadaan orisinal yang dipertahankan itu tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Tercatat, wisatawan dunia yang sempat singgah ke sini sebanyak 15,3 juta orang.

Disneyland Park, California

dlr16

Disneyland sudah tak asing lagi di telinga kita. Begitupun dengan tagline-nya yang familiar; Tempat Paling Bahagia di Dunia. Tempat ini merupakan dua theme parks yang dibangun di resort Disneyland, California, untuk pertama kalinya. Taman ini juga menjadi satu-satunya yang ada di bawah pengawasan Walt Disney. Tak ayal kalau dia sangat berpengaruh dalam konsep pembangunannya. Selama dia dan puterinya melakukan tur di tahun 1930-1940, taman impian mereka sudah terbayangkan. Dia pun mewakilkan bayangannya pada para konsultan, mendapat hak atas tanahnya di Anaheim di tahun 1953 dan dua tahun kemudian sudah terbuka untuk publik.

Jika diakumulasikan, pengunjung Disneyland bisa mencapai 650 juta. Nominal tersebut menjadikannya sebagai theme park yang paling banyak dikunjungi dibanding dengan yang lain. Segala sesuatu selalu diperbaiki demi memuaskan hasrat para tamunya. Termasuk renovasi mayor, menambahkan New Orleans Square, membangun ‘negeri beruang’, dsb. Daya tarik dari taman ini merupakan karakter Disneyland yang khas. Mereka juga kerap menghelat acara-acara keren seperti pertunjukan kembang api. Tak mengejutkan kalau jumlah wisatawan dunianya mencapai 15,96 juta orang.

World’s Magic Kingdom, Orlando

 

magic-kingdom-disney-orlando

Orang sering menyebutnya sebagai “Magic Kingdom” saja. Dari empat theme park, Magic Kingdom jadi bangunan pertama yang berlokasi di resort Dunia Walt Disney di Orlando, Florida. Pada 1 Oktober tahun 1971, bangunan ini mulai dibuka. WED Enterprises tampil sebagai desainernya. Baik desain atau tata letaknya memang mirip dengan Disneyland ala California. Dan yang menjadi ikon mereka yaitu Kastil Cinderella, bangunan yang terinspirasi dari Film “Castle”.

Kawasan wisata yang dibangun di atas ketinggian 33m ini merupakan kombinasi dari replikanya Disneyland serta 23 bangunan kastilnya yang unik. Bahkan sekarang sudah ditambahkan dengan “Mickey’s Toontown Fair”. Ada enam bagian lahan di sini yang terdiri dari jalanan utama Amerika Serikat, Liberty Square, Adventureland, fantasyland, Frontierland dan Tomorrowland. Karena masih berasal dari ‘induk’ yang sama, tagline mereka pun mirip; Tempat Paling Magis di Dunia. Dari pertama dibangun, tempat ini sudah merenggut perhatian publik. Apalagi di sana juga kerap jadi spot untuk shooting beberapa film. Tak heran kalau pengunjungnya mencapai 17,54 juta.

Faneuil Hall Marketplace, Boston

189

Lokasi pasar dan balai pertemuan Faneuil Hall ini ada di Government Center, Massachusettes, Boston. Sekarang tempat ini menjadi bagian dari Taman Nasional Boston. Faneuil Hall sangat terkenal sebab menjadi lokasi historis. Samuel Adams, James Otis dan tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan Inggris Raya menyampaikan pidato bersejarahnya di sini. Awalnya tempat ini memiliki nama sebagai Peter Faenul. Dia merupakan seorang pedagang yang memberi penawaran berupa pembangunan pasar kota yang pas memakai dana sendiri.

John Smibert menjadi desainer pembangunan yang berlangsung pada 1740-1742. Ia mendesain ladang kosongnya sebagai pasar dan sebuah ruang perakitan di atasnya. Di tahun 1761, api melalap dan menghancurkannya. Setahun kemudian, tempat ini dibangun kembali. Di abad ke-19 dan 20, renovasi selalu dilakukan. Baik itu dengan menambahkan teluk, penambahan lantai serta penambahan galeri yang ada di area aula. Di tahun 1960, Faneuil Hall menjadi “Landmark Nasional yang Bersejarah”. Sekarang lokasi ini menjadi magnet bagi para wisatawan, sebab mereka bisa dimanjakan dengan agenda belanja atau membeli makanan. Pengunjungnya bisa mencapai 18 juta jiwa.

Central Terminal, New York City

grand_central_station_outside_night

Sesuai namanya, tempat ini memang merupakan terminal kereta api yang ada di 42nd street, Park Avenue, New York. Tempatnya cukup luas, membentang sepanjang 48 area dengan 44 platform di dalamnya. Hal itu menjadikan terminal ini sebagai stasiun kereta api tertinggi di dunia. Semua platformnya ada di bawah tanah. Mereka melayani 41 jalur untuk level atas, serta 26 jalur untuk level yang di bawah. Tempat ini termasuk lokasi warisan yang mengkolaborasikan ruang monumental dan gaya arsitekturnya yang khas. Otoritas Transportasi Metropolitan terus menyewanya sampai 2274.

Banyak spot yang menarik pengunjung. Termasuk juga restoran, pertokoan ritel serta sub-basement yang tersembunyi. Konstruksi terminal ini diperkirakan sudah berlangsung sekitar tahun 1920-an. Tempat ini juga bisa menjadi syurga bagi para penikmat seni, sebab di dalamnya terdapat galeri yang sangat besar. Luasnya yang diperkirakan mencapai 1.393,55 m2 itu menampung karya-karya seniman terkemuka kala itu. Setahun kemudian, “Grand central School of Art” diresmikan. Strukturnya tetap sama sampai tahun 1958. Setelah itu mulai diadakan renovasi demi renovasi. Beberapa film besar pun sudah menjadikan terminal ini sebagai setting tempatnya. Sebut saja Step up 3, Around the world in 80 days, Superman, dll. Jumlah wisatan asing yang berkunjung mencapai 21,6 juta orang.

 

Bagaimana apakah kamu tertarik dengan tempat wisata yang saya sebutkan diatas? Kamu juga harus mengunjunginya loh, karena tempat tempat diatas tidak hanya ramai dikunjungi tetapi juga menjadi tempat yang baik buat kamu yang butuh membersihkan fikiranmu, dijamin deh ga rugi..

 

thanks for read ya guysss….